Thursday, November 6, 2014

Arithmetic Computer

Arithmetic Logic Unit
ALU, singkatan dari Arithmetic And Logic Unit (bahasa Indonesia: unit aritmatika dan logika), adalah salah satu bagian dalam dari sebuahmikroprosesor yang berfungsi untuk melakukan operasi hitungan aritmatika dan logika. Contoh operasi aritmatika adalah operasi penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND dan OR. tugas utama dari ALU (Arithmetic And Logic Unit)adalah melakukan semua perhitungan aritmatika atau matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan operasi arithmatika dengan dasar pertambahan, sedang operasi arithmatika yang lainnya, seperti pengurangan, perkalian, dan pembagian dilakukan dengan dasar penjumlahan. sehingga sirkuit elektronik di ALU yang digunakan untuk melaksanakan operasi arithmatika ini disebut adder. Tugas lalin dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika (logical operation) meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika, yaitu:
a. sama dengan (=)
b. tidak sama dengan (<>)
Berkas:ALU symbol.svg
c. kurang dari (<)
d. kurang atau sama dengan dari (<=)
e. lebih besar dari (>)
f. lebih besar atau sama dengan dari (>=)






Integer Representation
Semua bilangan dapat direpresentasikan dengan hanya menggunakan bilangan 0 dan 1 untuk keperluan penyimpanan dan pengolahan komputer,tidak  perlu menggunakan tanda minus dan titik,hanya bilangan biner yang dapat merepresentasikan bilangan

.A.Representasi Nilai Tanda

·         Penggunaan unsigned integer tidak cukup untuk merepresentasikan bilangan integer negatif dan juga bilangan positif integer,karenaitu terdapat beberapa konvensi lainnya meliputi perlakuan terhadap bit yang paling berarti (paling kiri)didalam word sebagai bit tanda.


·         Apabila bit paling kiri sama dengan nol maka suatu bilanganadalah positif.Sedangkan bit paling kiri sama dengan 1,maka bilangan bernilai negatif.
Misalnya:+18=00010010-18=10010010(sign magnitude/nilai-tanda)


Kekurangan Representasi Nilai Tanda
Penambahan dan pengurangan memerlukan pertimbangan baik tanda bilangan maupun nilai relatifnya agar dapat berjalan pada operasi yangdiperlukan.

Terdapat dua representasi bilangan 0:+010=00000000-010=10000000 (sign magnitude)
Hal ini tidak sesuai untuk digunakan,karena akan menyulitkan pemeriksaan bilangan 0.

Contoh:


Integer Arithmetic
 Representasi Integer Positif,negatif,dan bilangan 0.

  • Bila sebuah bilangan integer positif dan negatif yang sama direpresentasikan (sign – magnitude),maka harus ada representasi bilangan positif dan negatif yang tidak sama.
  • Bila hanya terdapat sebuah representasi bilangan 0 (komplemen dua),maka harus ada representasi bilangan positif dan negatif yang tidak sama.
  • Pada kasus komplemen dua,terdapat representasi bilangan n-bit untuk -2n,tapi tidak terdapat untuk 2n.

Negasi

Pada notasi komplemen dua, pengurangan sebuah bilangan integer dapat dibentuk dengan mengunakan aturan berikut:
Anggaplah komplemen boolean seluruh bit bilangan integer (termasuk bittanda). Perlakukan hasilnya sebagai sebuah unsigned binary integer, tambahkan1. misalnya:18=00010010 (komplemen dua).

Floating Point Representation
Untuk menuliskan bilangan floating point (bilangan pecahan) dilakukan dengan menuliskan
dalam bentuk exponensial.Sehingga bilangan tersebut memiliki bilangan dasar,
bilangan pemangkat dan basis bilangan tersebut.

Penulisan Notasi Ilmiah
Contoh ; pada bil. Desimal
976.000.000.000.000 ditulis 9,76 x 1014
0,00000000000976 ditulis 9,76 x 10-12

      Representasi :


±S * B ±E
Tanda : + atau –
Signifikan (S) disebut juga mantissa
Eksponen (E)
Base (B)

 

Ko-prosesor Aritmatika mendukung tiga repr floating point :

      Short (32 bit)/ presisi tunggal dengan bias 7Fh
      Long (64 bit)/presisi ganda dengan bias 3FFh

      Penulisan bilangan floating point dengan cara exponensial dapat menyebabkan adanya kemungkinan sebuah bilangan ditulis dengan cara yang bermacam-macam
Floating Point Arithmetic
    ALU untuk floating point dapat diimplementasikan dengan menggunakan dua rangkaian aritmatika fixed point yang terpisah yaitu unit exponent dan mantissa
n  Contoh :
Penambahan  dan Pengurangan
                   0,63524 x 103
                         0,63215 x 103  +
                   1,26739 x 10® 0,126739 x 104

0,1001 x 24  ® 0,1001 x 24
0,11     x 22  ® 0,0011 x 24   -
        0,0110 x 24
Perkalian
(0,253 x 102) x (0,124 x 103)
= (0,253) x (0,124) x 102+3
= 0,031 x 105 ® 0,31 x 104

REPRESENTASI FIXED POINT
-   Radiks point/binary point tetap dan diasumsikan akan berada di sebelah kanan dari digit yang paling kanan.
-   Titik radiks = memisahkan bilangan bulat dan pecahan.
-   Penggunaan titik radiks berkaitan dengan jajaran bilangan yang dapat ditampung oleh computer.

1. Representasi Sign-Magnitude/Nilai tanda
-    Untuk merepresentasikan bilangan integer negatif dan positif. Dengan menggunakan MSB sebagai bit tanda ®0 = positif, 1 = negatif       
-  Contoh :Sign-Magnitude +9 dalam 8 bit = 00001001 
Sign-Magnitude –4 dalam 4 bit = 1100
-   Magnitude dari bilangan positif dan negatif sama yang membedakan hanya MSB saja pada sign bitnya
2. Representasi Komplemen-1
Untuk mendapat komplemen-1 maka bilangan 0 menjadi 1 dan 1 menjadi 0.


3. Representasi Komplemen-2
            Langkah-langkah Pengubahan bilangan desimal bertanda ke bilangan komplemen (8-bit)
-   Tentukan bit tanda/MSB ® 0 = positif, 1 = negatif.
-   Ubah desimal ke biner (7-bit)
-   Ubah ke kompl-1 (setiap 0 diubah ke 1 dan
-   setiap 1 diubah ke 0)
-   Ubah ke komplemen-2  (tambahkan +1 ke komplemen-1 untuk mendapat bil. komplemen-2)
-   Gabung menjadi satu yaitu MSB sebagai tanda bit dan 7-bit sebagai besarannya

Thursday, October 30, 2014

Sistem Input dan Output

Sistem Input dan Output

SISTEM INPUT OUTPUT

Pengertian Input dan Output:

a) Pengertian Input
Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori komputer
untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh prosesor.

Sebuah perangkat input adalah komponen piranti keras yang
memungkinkan user atau pengguna memasukkan data ke dalam 
komputer, atau bisa juga disebut sebagai unit luar yang digunakan untuk memasukkan data
 dari luar ke dalam mikroprosesor.

b) Pengertian Output
Output adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang dapat digunakan. 
Artinya komputer memproses data-data yang diinputkan menjadi sebuah informasi. 
Yang disebut sebagai perangkat output adalah semua komponen piranti keras yang
 menyampaikan informasi kepada orang-orang yang menggunakannya.


Alat Input - Output

Alat Input
Yaitu sejumlah komponen atau alat yang digunakan user untuk memasukkan data ke
 dalam komputer untuk diproses lebih lanjut agar menghasilkan informasi yang
 dibutuhkan.
Beberapa contoh alat input antara lain :

MicroPhone:
:

Mouse & Keyboard:


Webcam :


Scanner:


Alat Output
Peralatan output adalah peralatan yang digunakan untuk membawa data keluar komputer atau juga untuk memindahkan data dari komputer ke perangkat lainnya. Berdasarkan bentuk outputnya, unit output terdiri dari :

Hardcopy device, alat yang digunakan untuk mencetak output ( misal: tulisan, angka, karakter dan simbol-simbol ) serta image ( grafik dan gambar ) pada media hard ( keras ) seperti kertas dan film. Contoh : Printer.



Softcopy device, alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan ( kata, angka, karakter dan simbol-simbol ) serta image ( grafik dan gambar ) ke dalam sinyal elektronik. Contoh : Monitor, Alpha Numerik Display, Projector dan Speaker.


 Drive device, berupa alat yang digunakan untuk merekam atau menyimpan hasil output dapam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin, dan juga berfungsi sebagai alat output maupun alat input. Contoh : Flashdisk, Harddisk, SSD




PERANGKAT EKSETERNAL I/O
Perangkat ekseternal I/O dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
Perangkat Eksternal dikategorikan menjadi 3
1. Pembacaan di sisi Manusia (Humanreadable) : perangkat yangberhubungan dengan manusia sebagaipengguna komputer.• Screen, printer, keyboard mouse, joystick, disk drive
2. Pembacaan disisi mesin (Machinereadable) : perangkat yang berhubungandengan peralatan. Biasanya berupamodul sensor dan tranduser untukmonitoring dan kontrol suatu peralatanatau sistem.• Monitoring dan control
3. Komunikasi (memungkinkankomputer untuk saling bertukar datadengan perangkat jarak jauh)• Modem• Network Interface Card (NIC)

MODUL-MODUL I/O
Modul I/O merupakan peralatan antarmuka (interface) bagi sistem bus atau switch sentral dan mengontrol satu atau lebih perangkat peripheral. Modul I/O tidak hanya sekedar modul penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi komunikasi antara peripheral dan bus komputer.
Fungsi Modul-Modul I/O
Modul I/O memiliki dua buah fungsi utama, yaitu :
1. Sebagai piranti antarmuka ke CPU dan memori melalui bus sistem.
2. Sebagai piranti antarmuka dengan peralatan peripheral lainnya dengan menggunakan link data tertentu.
> Bagaimana modul I/O dapat menjalankan tugasnya, yaitu menjembatani CPU dan memori dengan dunia luar merupakan hal yang terpenting untuk kita ketahui. Inti mempelajari sistem I/O suatu komputer adalah mengetahui fungsi dan struktur modul I/O.

 Model generik dari suatu modul I/O





Modul I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register – register CPU. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi – fungsi pengontrolan.

Fungsi dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu:
• Kontrol dan pewaktuan.
• Komunikasi CPU.
• Komunikasi perangkat eksternal.
• Pem-buffer-an data.
• Deteksi kesalahan.


Contoh kontrol pemindahan data dari peripheral ke CPU melalui sebuah modul I/O dapat meliputi langkah – langkah berikut ini :
1. Permintaan dan pemeriksaan status perangkat dari CPU ke modul I/O.
2. Modul I/O memberi jawaban atas permintaan CPU.
3. Apabila perangkat eksternal telah siap untuk transfer data, maka CPU akan mengirimkan perintah ke modul I/O.
4. Modul I/O akan menerima paket data dengan panjang tertentu dari peripheral.



Transfer data tidak akan lepas dari penggunaan sistem bus, maka interaksi CPU dan modul I/O akan melibatkan kontrol dan pewaktuan sebuah arbitrasi bus atau lebih. Adapun fungsi komunikasi antara CPU dan modul I/O meliputi proses – proses berikut :
• Command Decoding, yaitu modul I/O menerima perintah – perintah dari CPU yang dikirimkan sebagai sinyal bagi bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O untuk disk dapat menerima perintah: Read sector, Scan record ID, Format disk.• Data, pertukaran data antara CPU dan modul I/O melalui bus data.
• Status Reporting, yaitu pelaporan kondisi status modul I/O maupun perangkat peripheral, umumnya berupa status kondisi Busy atau Ready. Juga status bermacam – macam kondisi kesalahan (error).
• Address Recognition, bahwa peralatan atau komponen penyusun komputer dapat dihubungi atau dipanggil maka harus memiliki alamat yang unik, begitu pula pada perangkat peripheral, sehingga setiap modul I/O harus mengetahui alamat peripheral yang dikontrolnya.

Kesimpulan Saya Mengenai Sistem I/O:
           Sebenarnya kata I/O (input output) sudah menjelaskan arti dari kata-kata itu sendiri namun apabila di perlukan penjelasan yang sedikit lebih mendetail, maka di dalam suatu sistem I/O pastinya terdapat alat input yang bekerja memasukkan data yang nantinya akan menjadi bahan mentah yang akan di proses oleh kompter terdapat berbagai jenis alat yang di khususkan untuk berbagai jenis tipe input. begitu juga output. namun walau kedua alat yang memasukkan data dan menampilkan data terlihat cukup. sebenarnya keduanya tidak akan bisa berguna kecuali terdapat sistem yang melakukan pemrosesan di belakang layar. contohnya CPU, VGA/GPU, RAM. mereka bekerja keras menerjemahkan bahasa2 dari alat input agar dapat di tampilkan atau di hasilkan oleh alat output.

Thursday, May 22, 2014

Cita-cita dan Harapan

Harapan dan cita-cita

Pengertian :
Harapan adalah sesuatu yang ingin diraih. Harapan adalah keinginan. Harapan adalah cita-cita. Harapan adalah kenyataan yang akan terjadi pada waktu yang akan datang. Karena itu, kesuksesan di masa depan bermula dari angan-angan saat ini. Sebagai manusia normal seperti yang lainnya, aku pun mempunyai keinginan atau harapan untuk bisa dicapai, dinikmati, didengar, dirasakan dan disyukuri. Seperti yang kutulis di muka, aku menyadari bahwa aku hanya bisa berusaha, hanya bisa berangan-angan. Hasilnya atau keputusannya hanyalah Allah yang menentukan. Apa yang kutulis dibawah ini bukanlah nazarku. Tetapi, Sekali lagi hanyalah keinginan. Aku akan bersyukur ketika terkabul, Bersabar dan menerima ketika tak terkabul.
- contoh harapan :
Saya sangat setuju jika harapan itu selalu ada disamping kita, dimana ada harapan disitulah jalan yang akan kita lewati. Harapan dapat diartikan sebagai keinginan untuk masa depan, karena harapan kita akan menentukan bagaimana masa depan kita nantinya. Sebagai contoh adalah tentang bagaimana sesosok orang tua mengharapkan anaknya sukses dimasa depan, dengan harapan seperti itu anak akan menerima tanggung jawab yaitu untuk sukses di masa depan, dikutip dari sebuah film “Kamu menggenggam kebahagiaan orang lain ditanganmu”. Bahagia orang tua adalah bahagia untuk kita nantinya, tentunya dalam arti sesuatu yang positif.
image
   Harapan kita mungkin akan tergantung pada orang lain atau tergantung pada pribadi masing masing. Seperti contoh pada harapan orang tua kepada anaknya, si anak pun akan memiliki harapan untuk sukses, kemudian si anak akan mengusahakan bagaimana caranya sukses. seorang anak yang mengharapkan sukses adalah harapan seorang anak dan sukses itu sendiri adalah harapan orang tua dan pribadi masing masing.
Pada artikel ini saya akan menuliskan harapan harapan, baik untuk saya pribadi maupun untuk masa depan setiap pembaca nantinya. Sesuai dengan contoh yang saya berikan harapan saya tidaklah hanya untuk saya pribadi, namun mungkin orang lain membutuhkan saya untuk sebuah harapan orang tersebut atau saya yang berharap terhadap orang lain.
  1. Membangun pribadi yang saling menghargai dan menghormati satu sama lain.
    Saya mengharapkan hal seperti ini karena saya mungkin e]belum bisa sepenuhnya menghormati atau menghargai orang lain, dan mungkin saya pribadi juga butuh untuk dihargai dan dihormati orang lain. Kadang saya berfikir, apakah yang sedang saya impikan itu diimpikan juga oleh orang lain, namun semua itu tidak akan ada jawabannya. Tetapi kita bisa melihat reaksi dari setiap orang yang mungkin memiliki impian yang sama. Sebagai contoh ketika ada dihalte/ruang tunggu, saya berharap orang di sebelah saya untuk tidak merokok dan mungkin orang orang disekitar pun tidak menginginkan asap rokok mengganggunya, sesaat kita berfikiran untuk menegur namun mungkin ada pribadi yang sungkan untuk menegurnya, tapi kemudian bebereapa orang ada yang berani untuk menegur perokok tersebut, dan kemudian perokokpun akan menyadari, dalam contoh ini perokok adalah orang yang tidak bisa menghormati lingkungan sekitar, namun kita mempunyai harapan pada perokok itu untuk dapat menghormati lingkungan sekitar sampai akhirnya ada tindakan yang dilakukan berupa teguran sebagai tindakan kita untuk mengusahakan harapan kita tercapai.
  2. Membangun lingkungan yang aman
    Belakangan saya sering mendengar tentang maraknya kejahatan di lingkungan kampus atau masyarakat umum. Saya memiliki harapan pada setiap orang untuk saling menjaga satu sama lain demi terciptanya keamanan bersama. Beberapa orang mungkin acuh untuk menanggapi hal ini namun jika kita acuh dan tidak ada rasa ingin aman bagaimana nanti lingkungan kita dapat merasa nyaman dengan kita. Kita saling menjaga satu dengan yang lainnya untuk membentuk sebuah lingkungan yang aman dan tertib. Jika ada seseorang yang merasakan ketidaknyamanan di lingkungan maka akan terbentuk ketidak serasian antara individu dengan individu lain. Seperti yang saya kutip dari sebuah film bahwa Kamu menggenggam kebahagiaan orang lain ditanganmu” maka apa salahnya kita membuat kenyamanan orang lain terlebih dahulu dengan harapan orang lain akan membuat kenyamanan yang sama, jika setiap orang berpendapat seperti itu maka tidak ada alasan lingkungan menjadi tidak nyaman.
    Mungkin ada beberapa orang yang memiliki harapan yang sama akan sesuatu hal yang diharapkan orang lain, sebelum itu maka setiap pribadi masing masing harus menanamkan sebuah harapan pada diri pribadi sebelum diharapkan oleh orang lain.
Sumber :

http://septianie.tumblr.com/post/40836642906/harapan-dan-cita-cita

Kebudayaan (Culture)

Kebudayaan

undefinedundefined
Kebudayaan atau Culture berasal dari bahasa latin Colore yang artinya pemeliharaan, pengolahan tanah menjadi tanah pertanian. Sedangkan Kebudayaan, akar katanya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Buddayah dari budhi atau akal. Dengan kata lain kebuadayaan adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kebudayaan berhubungan erat dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan istilah Cultural-Determinism yaitu, segala sesuatu yang ada di masyarakat ditentukan oleh kebudayaan masyarakat itu sendiri. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
Andreas Eppink berpendapat bahwa, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai dan norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, serta segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi, diperoleh pengertian tentang kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat,bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni. Bahasa danbudaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya yang menentukan perilaku komunikatif manusia.
Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam " di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina . Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Unsur Kebudayaan
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:
1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
· alat-alat teknologi
· sistem ekonomi
· keluarga
· kekuasaan politik
2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
· sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
· organisasi ekonomi
· alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
· organisasi kekuatan (politik)
3. Koentjaraningrat ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu:
1. Sistem religi yang meliputi:
§ sistem kepercayaan
§ sistem nilai dan pandangan hidup
§ komunikasi keagamaan
§ upacara keagamaan
2. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial yang meliputi:
§ kekerabatan
§ asosiasi dan perkumpulan
§ sistem kenegaraan
§ sistem kesatuan hidup
§ perkumpulan
3. Sistem pengetahuan meliputi pengetahuan tentang:
§ flora dan fauna
§ waktu, ruang dan bilangan
§ tubuh manusia dan perilaku antar sesama manusia
4. Bahasa yaitu alat untuk berkomunikasi berbentuk:
§ lisan
§ tulisan
5. Kesenian yang meliputi:
§ seni patung/pahat
§ relief
§ lukis dan gambar
§ rias
§ vokal
§ musik
§ bangunan
§ kesusastraan
§ drama
6. Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi yang meliputi:
§ berburu dan mengumpulkan makanan
§ bercocok tanam
§ peternakan
§ perikanan
§ perdagangan
7. Sistem peralatan hidup atau teknologi yang meliputi:
§ produksi, distribusi, transportasi
§ peralatan komunikasi
§ peralatan konsumsi dalam bentuk wadah
§ pakaian dan perhiasan
§ tempat berlindung dan perumahan
§ senjata
Wujud Kebudayaan
Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak ; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam pikiran masyarakat. Sistem gagasan yang telah dipelajari oleh tiap individu sejak dini sangat menentukan sifat dan cara berpikir serta tingkah laku individu tersebut. Gagasan-gagasan inilah yang akhirnya menghasilkan berbagai hasil karya manusia berdasarkan sistem nilai, cara berfikir dan pola tingkah laku. Wujud budaya dalam bentuk sistem gagasan ini biasa juga disebut sistem nilai budaya.
Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari individu dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengansistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkrit, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.

sumber:

http://karinarisaf.blogspot.com/2011/05/kebudayaan.html