Thursday, October 30, 2014

Sistem Input dan Output

Sistem Input dan Output

SISTEM INPUT OUTPUT

Pengertian Input dan Output:

a) Pengertian Input
Input adalah semua data dan perintah yang dimasukkan ke dalam memori komputer
untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh prosesor.

Sebuah perangkat input adalah komponen piranti keras yang
memungkinkan user atau pengguna memasukkan data ke dalam 
komputer, atau bisa juga disebut sebagai unit luar yang digunakan untuk memasukkan data
 dari luar ke dalam mikroprosesor.

b) Pengertian Output
Output adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang dapat digunakan. 
Artinya komputer memproses data-data yang diinputkan menjadi sebuah informasi. 
Yang disebut sebagai perangkat output adalah semua komponen piranti keras yang
 menyampaikan informasi kepada orang-orang yang menggunakannya.


Alat Input - Output

Alat Input
Yaitu sejumlah komponen atau alat yang digunakan user untuk memasukkan data ke
 dalam komputer untuk diproses lebih lanjut agar menghasilkan informasi yang
 dibutuhkan.
Beberapa contoh alat input antara lain :

MicroPhone:
:

Mouse & Keyboard:


Webcam :


Scanner:


Alat Output
Peralatan output adalah peralatan yang digunakan untuk membawa data keluar komputer atau juga untuk memindahkan data dari komputer ke perangkat lainnya. Berdasarkan bentuk outputnya, unit output terdiri dari :

Hardcopy device, alat yang digunakan untuk mencetak output ( misal: tulisan, angka, karakter dan simbol-simbol ) serta image ( grafik dan gambar ) pada media hard ( keras ) seperti kertas dan film. Contoh : Printer.



Softcopy device, alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan ( kata, angka, karakter dan simbol-simbol ) serta image ( grafik dan gambar ) ke dalam sinyal elektronik. Contoh : Monitor, Alpha Numerik Display, Projector dan Speaker.


 Drive device, berupa alat yang digunakan untuk merekam atau menyimpan hasil output dapam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin, dan juga berfungsi sebagai alat output maupun alat input. Contoh : Flashdisk, Harddisk, SSD




PERANGKAT EKSETERNAL I/O
Perangkat ekseternal I/O dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
Perangkat Eksternal dikategorikan menjadi 3
1. Pembacaan di sisi Manusia (Humanreadable) : perangkat yangberhubungan dengan manusia sebagaipengguna komputer.• Screen, printer, keyboard mouse, joystick, disk drive
2. Pembacaan disisi mesin (Machinereadable) : perangkat yang berhubungandengan peralatan. Biasanya berupamodul sensor dan tranduser untukmonitoring dan kontrol suatu peralatanatau sistem.• Monitoring dan control
3. Komunikasi (memungkinkankomputer untuk saling bertukar datadengan perangkat jarak jauh)• Modem• Network Interface Card (NIC)

MODUL-MODUL I/O
Modul I/O merupakan peralatan antarmuka (interface) bagi sistem bus atau switch sentral dan mengontrol satu atau lebih perangkat peripheral. Modul I/O tidak hanya sekedar modul penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi komunikasi antara peripheral dan bus komputer.
Fungsi Modul-Modul I/O
Modul I/O memiliki dua buah fungsi utama, yaitu :
1. Sebagai piranti antarmuka ke CPU dan memori melalui bus sistem.
2. Sebagai piranti antarmuka dengan peralatan peripheral lainnya dengan menggunakan link data tertentu.
> Bagaimana modul I/O dapat menjalankan tugasnya, yaitu menjembatani CPU dan memori dengan dunia luar merupakan hal yang terpenting untuk kita ketahui. Inti mempelajari sistem I/O suatu komputer adalah mengetahui fungsi dan struktur modul I/O.

 Model generik dari suatu modul I/O





Modul I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register – register CPU. Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi – fungsi pengontrolan.

Fungsi dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu:
• Kontrol dan pewaktuan.
• Komunikasi CPU.
• Komunikasi perangkat eksternal.
• Pem-buffer-an data.
• Deteksi kesalahan.


Contoh kontrol pemindahan data dari peripheral ke CPU melalui sebuah modul I/O dapat meliputi langkah – langkah berikut ini :
1. Permintaan dan pemeriksaan status perangkat dari CPU ke modul I/O.
2. Modul I/O memberi jawaban atas permintaan CPU.
3. Apabila perangkat eksternal telah siap untuk transfer data, maka CPU akan mengirimkan perintah ke modul I/O.
4. Modul I/O akan menerima paket data dengan panjang tertentu dari peripheral.



Transfer data tidak akan lepas dari penggunaan sistem bus, maka interaksi CPU dan modul I/O akan melibatkan kontrol dan pewaktuan sebuah arbitrasi bus atau lebih. Adapun fungsi komunikasi antara CPU dan modul I/O meliputi proses – proses berikut :
• Command Decoding, yaitu modul I/O menerima perintah – perintah dari CPU yang dikirimkan sebagai sinyal bagi bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O untuk disk dapat menerima perintah: Read sector, Scan record ID, Format disk.• Data, pertukaran data antara CPU dan modul I/O melalui bus data.
• Status Reporting, yaitu pelaporan kondisi status modul I/O maupun perangkat peripheral, umumnya berupa status kondisi Busy atau Ready. Juga status bermacam – macam kondisi kesalahan (error).
• Address Recognition, bahwa peralatan atau komponen penyusun komputer dapat dihubungi atau dipanggil maka harus memiliki alamat yang unik, begitu pula pada perangkat peripheral, sehingga setiap modul I/O harus mengetahui alamat peripheral yang dikontrolnya.

Kesimpulan Saya Mengenai Sistem I/O:
           Sebenarnya kata I/O (input output) sudah menjelaskan arti dari kata-kata itu sendiri namun apabila di perlukan penjelasan yang sedikit lebih mendetail, maka di dalam suatu sistem I/O pastinya terdapat alat input yang bekerja memasukkan data yang nantinya akan menjadi bahan mentah yang akan di proses oleh kompter terdapat berbagai jenis alat yang di khususkan untuk berbagai jenis tipe input. begitu juga output. namun walau kedua alat yang memasukkan data dan menampilkan data terlihat cukup. sebenarnya keduanya tidak akan bisa berguna kecuali terdapat sistem yang melakukan pemrosesan di belakang layar. contohnya CPU, VGA/GPU, RAM. mereka bekerja keras menerjemahkan bahasa2 dari alat input agar dapat di tampilkan atau di hasilkan oleh alat output.