Thursday, May 22, 2014

Cita-cita dan Harapan

Harapan dan cita-cita

Pengertian :
Harapan adalah sesuatu yang ingin diraih. Harapan adalah keinginan. Harapan adalah cita-cita. Harapan adalah kenyataan yang akan terjadi pada waktu yang akan datang. Karena itu, kesuksesan di masa depan bermula dari angan-angan saat ini. Sebagai manusia normal seperti yang lainnya, aku pun mempunyai keinginan atau harapan untuk bisa dicapai, dinikmati, didengar, dirasakan dan disyukuri. Seperti yang kutulis di muka, aku menyadari bahwa aku hanya bisa berusaha, hanya bisa berangan-angan. Hasilnya atau keputusannya hanyalah Allah yang menentukan. Apa yang kutulis dibawah ini bukanlah nazarku. Tetapi, Sekali lagi hanyalah keinginan. Aku akan bersyukur ketika terkabul, Bersabar dan menerima ketika tak terkabul.
- contoh harapan :
Saya sangat setuju jika harapan itu selalu ada disamping kita, dimana ada harapan disitulah jalan yang akan kita lewati. Harapan dapat diartikan sebagai keinginan untuk masa depan, karena harapan kita akan menentukan bagaimana masa depan kita nantinya. Sebagai contoh adalah tentang bagaimana sesosok orang tua mengharapkan anaknya sukses dimasa depan, dengan harapan seperti itu anak akan menerima tanggung jawab yaitu untuk sukses di masa depan, dikutip dari sebuah film “Kamu menggenggam kebahagiaan orang lain ditanganmu”. Bahagia orang tua adalah bahagia untuk kita nantinya, tentunya dalam arti sesuatu yang positif.
image
   Harapan kita mungkin akan tergantung pada orang lain atau tergantung pada pribadi masing masing. Seperti contoh pada harapan orang tua kepada anaknya, si anak pun akan memiliki harapan untuk sukses, kemudian si anak akan mengusahakan bagaimana caranya sukses. seorang anak yang mengharapkan sukses adalah harapan seorang anak dan sukses itu sendiri adalah harapan orang tua dan pribadi masing masing.
Pada artikel ini saya akan menuliskan harapan harapan, baik untuk saya pribadi maupun untuk masa depan setiap pembaca nantinya. Sesuai dengan contoh yang saya berikan harapan saya tidaklah hanya untuk saya pribadi, namun mungkin orang lain membutuhkan saya untuk sebuah harapan orang tersebut atau saya yang berharap terhadap orang lain.
  1. Membangun pribadi yang saling menghargai dan menghormati satu sama lain.
    Saya mengharapkan hal seperti ini karena saya mungkin e]belum bisa sepenuhnya menghormati atau menghargai orang lain, dan mungkin saya pribadi juga butuh untuk dihargai dan dihormati orang lain. Kadang saya berfikir, apakah yang sedang saya impikan itu diimpikan juga oleh orang lain, namun semua itu tidak akan ada jawabannya. Tetapi kita bisa melihat reaksi dari setiap orang yang mungkin memiliki impian yang sama. Sebagai contoh ketika ada dihalte/ruang tunggu, saya berharap orang di sebelah saya untuk tidak merokok dan mungkin orang orang disekitar pun tidak menginginkan asap rokok mengganggunya, sesaat kita berfikiran untuk menegur namun mungkin ada pribadi yang sungkan untuk menegurnya, tapi kemudian bebereapa orang ada yang berani untuk menegur perokok tersebut, dan kemudian perokokpun akan menyadari, dalam contoh ini perokok adalah orang yang tidak bisa menghormati lingkungan sekitar, namun kita mempunyai harapan pada perokok itu untuk dapat menghormati lingkungan sekitar sampai akhirnya ada tindakan yang dilakukan berupa teguran sebagai tindakan kita untuk mengusahakan harapan kita tercapai.
  2. Membangun lingkungan yang aman
    Belakangan saya sering mendengar tentang maraknya kejahatan di lingkungan kampus atau masyarakat umum. Saya memiliki harapan pada setiap orang untuk saling menjaga satu sama lain demi terciptanya keamanan bersama. Beberapa orang mungkin acuh untuk menanggapi hal ini namun jika kita acuh dan tidak ada rasa ingin aman bagaimana nanti lingkungan kita dapat merasa nyaman dengan kita. Kita saling menjaga satu dengan yang lainnya untuk membentuk sebuah lingkungan yang aman dan tertib. Jika ada seseorang yang merasakan ketidaknyamanan di lingkungan maka akan terbentuk ketidak serasian antara individu dengan individu lain. Seperti yang saya kutip dari sebuah film bahwa Kamu menggenggam kebahagiaan orang lain ditanganmu” maka apa salahnya kita membuat kenyamanan orang lain terlebih dahulu dengan harapan orang lain akan membuat kenyamanan yang sama, jika setiap orang berpendapat seperti itu maka tidak ada alasan lingkungan menjadi tidak nyaman.
    Mungkin ada beberapa orang yang memiliki harapan yang sama akan sesuatu hal yang diharapkan orang lain, sebelum itu maka setiap pribadi masing masing harus menanamkan sebuah harapan pada diri pribadi sebelum diharapkan oleh orang lain.
Sumber :

http://septianie.tumblr.com/post/40836642906/harapan-dan-cita-cita

Kebudayaan (Culture)

Kebudayaan

undefinedundefined
Kebudayaan atau Culture berasal dari bahasa latin Colore yang artinya pemeliharaan, pengolahan tanah menjadi tanah pertanian. Sedangkan Kebudayaan, akar katanya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Buddayah dari budhi atau akal. Dengan kata lain kebuadayaan adalah hasil cipta, rasa dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kebudayaan berhubungan erat dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan istilah Cultural-Determinism yaitu, segala sesuatu yang ada di masyarakat ditentukan oleh kebudayaan masyarakat itu sendiri. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
Andreas Eppink berpendapat bahwa, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai dan norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, serta segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi, diperoleh pengertian tentang kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat,bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni. Bahasa danbudaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya yang menentukan perilaku komunikatif manusia.
Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam " di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina . Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Unsur Kebudayaan
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:
1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
· alat-alat teknologi
· sistem ekonomi
· keluarga
· kekuasaan politik
2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
· sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
· organisasi ekonomi
· alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
· organisasi kekuatan (politik)
3. Koentjaraningrat ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu:
1. Sistem religi yang meliputi:
§ sistem kepercayaan
§ sistem nilai dan pandangan hidup
§ komunikasi keagamaan
§ upacara keagamaan
2. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial yang meliputi:
§ kekerabatan
§ asosiasi dan perkumpulan
§ sistem kenegaraan
§ sistem kesatuan hidup
§ perkumpulan
3. Sistem pengetahuan meliputi pengetahuan tentang:
§ flora dan fauna
§ waktu, ruang dan bilangan
§ tubuh manusia dan perilaku antar sesama manusia
4. Bahasa yaitu alat untuk berkomunikasi berbentuk:
§ lisan
§ tulisan
5. Kesenian yang meliputi:
§ seni patung/pahat
§ relief
§ lukis dan gambar
§ rias
§ vokal
§ musik
§ bangunan
§ kesusastraan
§ drama
6. Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi yang meliputi:
§ berburu dan mengumpulkan makanan
§ bercocok tanam
§ peternakan
§ perikanan
§ perdagangan
7. Sistem peralatan hidup atau teknologi yang meliputi:
§ produksi, distribusi, transportasi
§ peralatan komunikasi
§ peralatan konsumsi dalam bentuk wadah
§ pakaian dan perhiasan
§ tempat berlindung dan perumahan
§ senjata
Wujud Kebudayaan
Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak ; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam pikiran masyarakat. Sistem gagasan yang telah dipelajari oleh tiap individu sejak dini sangat menentukan sifat dan cara berpikir serta tingkah laku individu tersebut. Gagasan-gagasan inilah yang akhirnya menghasilkan berbagai hasil karya manusia berdasarkan sistem nilai, cara berfikir dan pola tingkah laku. Wujud budaya dalam bentuk sistem gagasan ini biasa juga disebut sistem nilai budaya.
Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari individu dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengansistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkrit, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.

sumber:

http://karinarisaf.blogspot.com/2011/05/kebudayaan.html